14.12

Zat Besi

Zat besi adalah suatu komponen dari berbagai enzim yang mempengaruhi seluruh reaksi kimia yang penting di dalam tubuh. Besi juga merupakan komponen dari hemoglobin, yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen dan mengantarkannya ke jaringan tubuh.

Zat besi atau iron adalah nutrien penting untuk badan manusia. Seorang lelaki dewasa yang sehat mempunyai 40 hingga 50 mg iron per kilogram berat badan manakala bagi wanita dewasa mempunyai 35 hingga 50 mgs per kilogram berat badan. 

Iron memainkan peranan penting dalam pengangkutan oksigen daripda paru-paru ke tisu. Iron bergabung dengan oksigen di dalam paru-paru dan melepaskan oksigen dalam tisu-tisu yang memerlukan. Iron digunakan dalam pembuatan haemoglobin. 

SUMBER 

Sumber terbaik zat besi berasaska makanan ialah hati, tiram, kerang, buah pinggang, daging tanpa lemak, ayam/itik dan ikan. Kacang dan sayur yang dikeringkan adalah sumber iron yang baik daripada tumbuhan.

KEKURANGAN ZAT BESI

Perdarahan yang mengakibatkan hilangnya zat besi dari tubuh menyebabkan kekurangan zat besi yang harus diobati dengan pemberian zat besi tambahan.

Kekurangan zat besi juga bisa merupakan akibat dari asupan makanan yang tidak mencukupi.
Kekurangan seperti ini sering terjadi selama kehamilan karena sejumlah besar zat besi harus disediakan ibu untuk pertumbuhan janin.

Anemia karena kekurangan zat besi juga bisa terjadi pada remaja putri yang sedang tumbuh dan mulai mengalami siklus menstruasi, jika mereka mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung daging.

Bila cadangan besi dalam tubuh berkurang, dapat terjadi anemia.
Gejalanya berupa:
- pucat
- 'kuku sendok' (spoon nails, suatu kelainan bentuk dimana kuku-kuku tampak tipis dan berbentuk cekung/berlekuk)
- kelemahan yang disertai dengan berkurangnya kekuatan otot
- perubahan dalam tingkah laku kognitif.

Diagnosa ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan adanya anemia dan kadar zat besi dan feritin yang rendah (feritin adalah protein yang mengandung/menyimpan zat besi).

Diberikan zat besi dosis tinggi 1 kali/hari selama beberapa minggu.
Pengobatan harus dilanjutkan sampai sel-sel darah merah dan cadangan zat besi kembali normal.
Kelebihan zat besi bisa menyebabkan keracunan, dimana terjadi muntah, diare dan kerusakan usus.
Zat besi dapat terkumpul di dalam tubuh jika seseorang:
- mendapatkan terapi zat besi dalam jumlah yang berlebihan atau dalam waktu yang terlalu lama
- menerima beberapa tranfusi darah
- menderita alkoholisme menahun.
KELEBIHAN ZAT BESI
Hemokromatosis merupakan penyakit kelebihan zat besi yang diturunkan, yang bisa berakibat fatal tetapi mudah diobati, dimana terlalu banyak zat besi yang diserap, menyerang lebih dari 1 juta orang di AS.

Biasanya gejala-gejalanya tidak timbul sampai usia pertengahan dan berkembang secara tersembunyi, berupa:
- kulit menjadi berwarna merah tembaga
- sirosis
- kanker hati
- diabetes
- gagal jantung, yang bisa berkembang menyebabkan kematian mendadak.

Gejala-gejala lainnya adalah:
- artritis
- impotensi
- kemandulan
- hipotiroid
- kelelahan menahun.

Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya kelebihan zat besi.
Seluruh keluarga dari penderita juga harus diperiksa, karena penyakit ini merupakan penyakit keturunan.

Bloodletting merupakan pengobatan pilihan.
Diagnosa dan pengobatan dini memungkinkan penderita hidup sehat dan berumur panjang.




21.40

mengapa emas berwarna kuning keemasan?


    Emas merupakan salah satu unsur transisi dalam “lantanida”dengan konfigursi elektron [Xe] 4f14 5d10 6s1. Emas sering disebut sebagai logam “mata uang” karena menurut sejarahnya merupakan bahan utama untuk pembuatan mata uang logam. 4 alasan penggunaan logam emas sebagai mata uang adalah terdapat di alam sebagai logamnya, bersifat tidak reaktif secara kimiawi, mudah ditempa sehingga mudah dibentuk sesuai desain yang dikehendaki, dan menjadi sangat berharga karena kelimpahan I alam sangat jarang. Kelimpahan unsur emas di kerak bumi sebagai telurida yang terasosiasi dengan kwarsa atau pirit adalah 0,004 ppm.   
    Warna logam terbentuk berdasarkan transisi elektron di antara ikatan-ikatan energinya. Sebagian besar unsur logam berwarna putih metalik. Namun, emas tidak berwarna putih metalik, yakni berwarna “golden yellow”. Warna putih metalik dari logam disebabkan karena semua warna sinar yang datang dari berbagai panjang gelombang dipantulkan secara sempurna oleh permukaan logam. Sehingga, mata kita melihat warna putih dari suatu logam. Sedangkan untuk emas hanya warna merah dan kuning yang dipantulkan dan warna lainnya diserap, yang mengakibatkan warna yang terlihat oleh mata adalah perpaduan antara warna keduanya yaitu golden yellow. 

21.35

menghitung volume rongga atom

1. Kubus Sederhana


r = jari-jari atom
a = 2 r^3
volume kubus

= a^3
= (2 r )^3
= 8 r^3
volume atom
= 4/3 . 3,14 . r^3
= 4,19 r^3


volume rongga

= 8 r^3 – 4,19 r^3
= 3,81 r^3


% rongga

= (3,81 r^3 : 8 r ^3) x 100%
= 47,66 %

2. kubus berpusat badan


(4 r)^2 = 3 a^2

a^3 = 12,31 r^3

volume rongga = volume kubus - volume atom

        = a^3 - 2 . (4/3 . 3,14 . r^3)

        = 12,31 r^3 - 8,37 r^3

                                                             = 3,94 r^3

% rongga = (3,94 r^3 : 12,31 r^3) x 100%

                  = 32,01 %

3. kubus pusat muka


(4 r)^2 = 2 a^2

volume rongga = volume kubus - volume atom

  = a^3 - 4 (4/3 . 3,14 . r^3)

  = 22,63 r^3 - 16,75 r^3

                                                       = 5,88 r^3


% rongga = (5,88 r^3 : 22,63 r^3) x 100%

                 = 25,97 %